Showing posts with label Gunadarma. Show all posts
Showing posts with label Gunadarma. Show all posts

Saturday, March 21, 2015

Rangkuman Materi Perbankan untuk UAS Universitas Gunadarma

Posted by Nova Pungki Nisako at 11:28 PM 0 comments
Meskipun sudah banyak materi yang disampaikan oleh dosen saat dikelas, namun seringkali kita tidak bisa menjawab pertanyaan dari soal yang diberikan pada saat UAS atau UU. Itu dikarenakan seringnya, dosen hanya menjelaskan mahasiswa pokok-pokok penting dalam mata kuliah tersebut seperti perhitungan misalnya.
Karena seringnya saya tidak membeli buku untuk beberapa mata kuliah (karena hampir setiap kali beli buku, kemungkinan buku itu hanya tergeletak di rak jadi males beli buku lagi hehe) dan saya tidak mau mendapatkan nilai C hanya karena saya tidak bisa menjawab soal UAS maka saya memutuskan untuk merangkum materi perkuliahan dari website elearning gunadarma. Merangkum ini butuh kira-kira 1-2 hari (tapi seharian bikinnya), materi harus benar - benar dibaca dan ditandai mana bagian yang penting. Untuk memudahkan kalian sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma, maka saya akan mengpost beberapa rangkuman yang lebih dari 50% nya muncul di soal baik UAS maupun UU (bahkan pernah tembus 100% yang saya rangkum muncul di soal UU, dan kurang dari 25% muncul dari soal tahun lalu, alhasil alhamdulillah saya mendapatkan nilai A, dan untuk mata kuliah tersebut jarang sekali yang dapat A ya karna biasanya mahasiswa hanya belajar dari soal UU saya).

Kali ini saya akan meng-post mata kuliah Perbankan, semoga bermanfaat ^^. Jangan lupa dipelajari, dimengerti, atau kalau kepepet dihafalkan ya ^^, btw disini saya gak bahas perhitungan karna ribet ngetik ulangnya. Masing - masing bab ditandai dengan warna yang berbeda.


KONSEP DASAR AKUNTANSI KEUANGAN

Sasaran Sistem Akuntansi Perbankan : sistem akuntansi manajemen, sistem costing, sistem pengawasan, dan sistem laporan kepada penguasa moneter
Dasar – Dasar Akuntansi Perbankan : accrual basis dalam pencatatan biaya, cash basis dalam pencatatan pendapatan
Dasar – Dasar Penyusunan Rekening Stelsel Bank :
-          Rekening aset disusun atas dasar likuiditasnya
-          Rekening hutang disusun atas dasar urutan pemakaiannya/ jatuh temponya
-          Rekening income disusun atas urutan ranking yang paling besar atau prioritas kegiatan utama
-          Rekening modal disusun berurutan atas dasar kekekalannya
Penetapan Tarif Jasa Perbankan : cost plus pricing, marginal pricing, non cost pricing, penetration pricing, dan skimming pricing
Pendekatan Akuntansi Biaya untuk Bank : estimated cost, full costing, incremental costing-differential costing, dan variabel costing
Tujuan Laporan Keuangan Bank :
-          Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuanganm, kinerja serta perubahan posisi keuangan bank yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan ekonomi
-          Menunjukkan apa yang telah dilakukan manajemen atas sumber daya yang dipercayakan
Karakteristik Laporan Keuangan : dapat dipahami, relevan, dapat diandalkan, dan dapat dibandingkan
Laporan Keuangan Bank menurut SAK : catatan atas laporan keuangan, laporan arus kas (cash concept), laporan laba rugi (multiple step), laporan komitmen dan kontijensi, serta neraca
Persamaan Akuntansi Perbankan : Harta = Hutang + Modal
-          Harta Bank : penempatan dana dan penyaluran dana dalam kredit, penanaman dana dalam aktiva tetap, dan penanaman lain
-          Hutang : dana masyarakat, dana pinjaman, dan dana lain
-          Modal : modal saham, premium saham, laba ditahan, laba atau rugi tahun berjalan
Transaksi – Transaksi dalam Bank
-          Transaksi ekstern adalah transaksi yang dilakukan karena melibatkan pihak ketiga dan bank, serta menyebabkan berubahnya hutang atau piutang bank
-          Transaksi intern adalah transaksi yang mempengaruhi pos – pos dalam bank saja, dan tidak melibatkan pihak ketiga
Proses Akuntansi Bank : transaksi hari hari bersangkutan berikutnya à laporan keuangan hari bersangkutan à pengambilan keputusan à transaksi
Perbedaan Proses Akuntansi Manual dan Komputerisasi
-          Komputerisasi : hanya melibatkan proses dengan tangan manusia dalam kegiatan mencatat dokumen bisnis kedalam komputer, kecermatan dan ketepatan waktu pencatatan dan penyajian informasi keuangan terjamin oleh komputer, dan unsur yang paling kritis adalah program komputer yang digunakan dalam memproses kegiatan akuntansi
-          Manual : semua pekerjaan dari proses pencatata hingga pengikhtisaran dilakukan oleh tangan manusia, unsur manusia memegang peranan penting dalam menjalankan proses akuntansi, kecermatan dan ketepatan waktu dalam mencatat data keuangan dan penyajian laporan keuangan merupakan hal yang kritis, dan perlu pemisahan antara petugas yang menyiapkan buku harian ; jurnal ; dan buku besar

AKUNTANSI SUMBER DANA

Dana Pembayaran Rekening Titipan (Payment Point)
Rekening titipan adalah salah satu jasa perbankan untuk melayani masyarakat yang akan melakukan pembayaran – pembayaran rutin dan nilainya relatif kecil seperti pembayaran telepon.
Giro
Giro adalah simpanan dari pihak ketiga yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lainnya, atau dengan cara pemindahbukuan.
Rekening giro merupakan hutang jangka pendek bank yang harus disajikan dalam hutang lancar.
Jenis – jenis giro :
1.      Bilyet giro : surat perintah dari nasabah kepada bank yang memelihara giro nasabah tsb untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan kepada pihak penerima.
2.      Cek : surat perintah tanpa syarat dari nasabah kepada bank pemelihara rekening giro tsb untuk membayar sejumlah uang kepada pemegang cek tsb.
a.       Cek atas nama : cek yang diterbitkan atas nama sesorang dalam cek tsb
b.      Cek atas unjuk : tidak tertulis nama seseorang dalam cek tsb
c.       Cek silang : cek yg dipojok kiri diberi tanda dua garis sejajar, artinya cek tsb digunakan untuk pemindahbukuan dan tidak dapat ditarik tunai
d.      Cek mundur : cek yang diberi tanggal mundur, biasanya terjadi karena kesepakatan antara pemberi dan penerima cek
e.       Cek kosong : cek yang penarikannya melebihi saldo yang ada
Kewajiban Lain – Lain
Kewajiban lain – lain adalah kelompok passiva yang tidak dapat dikelompokkan kedalam kelompok pos sumber dana. Yaitu : pendapatan diterima dimuka selisih hutang pajak, dan biaya yang masih harus dibayar
Modal Bank
Modal bank adalah hak pemilik bank kepada bank yang bersangkutan, yang merupakan modal awal pada saat pendirian bank yang jumlahnya telah ditetapkan dalam suatu ketentuan atau pendirian bank
Komponennya : modal saham yang ditempatkan dan disetor, modal sumbangan, laba ditahan dengan dan tanpa tujuan, penilaian kembali aktiva tetap, dan modal sumbangan
Modal Pinjaman
Modal pinjaman adalah pinjaman yang didukung dengan menggunakan instrumen capital notes, loan stock atau warkat lain yang dipersamakan dengan itu, dan mempunyai sifat modal sendiri
Pinjaman Subordinasi
Pinjaman subordinasi adalah pinjaman yang diperoleh berdasarkan suatu perjanjian antara bank dengan pihak lain yang hanya dapat dilunasi apabila bank telah memenuhi persyaratan tertentu
Pinjaman yang Diterima
Pinjaman yang diterima adalah fasilitas pinjaman yang diterima dari bank atau pihak lain termasuk dari Bank Indonesia dalam mata uang rupiah atau asing dan harus dibayar bila sudah jatuh tempo
Jenis – jenis nya :
1.      Pinjaman jangka panjang dari bank lain
2.      Pinjaman dari luar negeri yang disalurkan kepada pemerintah untuk kemudian diteruskan kepada Bank pelaksana
3.      Obligasi
4.      Pinjaman dalam rangka pembiayaan bersama satu atau beberapa proyek
Simpanan Berjangka
Simpanan berjangka atau deposito berjangka merupakan simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan setelah jangka waktu yang telah disetujui berakhir.
Simpanan berjangka dengan jangka waktu 24 bulan akan menjadi hutang jangka panjang, serta jangka waktu 12 bulan akan menjadi hutang jangka pendek
Surat Berharga yang Diterbitkan
SBPU adalah surat – syrat berharga jangka pendek yang dapat diperjualbelikan secara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga diskonto yang ditunjuk oleh Bank Indonesia
Jenis – jenis SBPU adalah surat sanggup, surat wesel, dan call money. Call money merupakan instrumen bank dalam mengatasi kekurangan atau kelebihan dana jangka pendek yang bersifat sementara
Tabungan
Tabungan adalah simpanan masyarakat yang penarikannya dapat dilakukan oleh nasabah kapan saja.
Transaksi tabungan meliputi pembukuan dan penyetoran, penyetoran antar cabang, penarikan, perhitungan bunga, dan penutupan rekening
Traveller’s Cheque dalam Valuta Rupiah
Cek perjalanan adalah warkat berharga atas nama yang diterbitkan oleh suatu bank yang pencairannya dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan hanya oleh orang yang memiliki dan namanya tercantum diatas TC tsb
Cek perjalanan adalah sumber dana yang paling murah karena tidak berbunga dan memiliki unsur promosi yang tinggi. Cek perjalanan dapat dipergunakan diseluruh dunia dalamlalu lintas pembayaran.

AKUNTANSI PENANAMAN DANA BANK

Besarnya penempatan dana harus diperhitungkan agar pendapatan yang dihasilkan dapat membayar biaya dana yang telah dipergunakan, menutupi kebutuhan biaya operasional, resiko yang diperhitungkan, dan mendapatkan laba yang diinginkan
Bentuk – Bentuk Penanaman Dana :
1.      Penanaman dana dalam alat likuiditas atau kas
2.      Penanaman dana pada lembaga keuangan
3.      Penanaman dana dalam bentuk perkreditan
4.      Penanaman dana dalam aktiva tetap
Jenis – Jenis Penanaman Dana :
1.      Penanaman pada bank lain dalam bentuk giro, deposito berjangka, call money, deposito on cal, surat – surat berharga, serta penanaman dana dalam bentuk kredit
2.      Remise atau pengiriman uang antar cabang dalam suatu bank adalah pengiriman uang secara fisik dari suatu bank ke bank lain atau cabang lain
Kas dan Bank
Kas adalah mata uang kertas atau logam dalam bentuk rupiah atau mata uang asing lain
Kas dan setara kas terdiri atas kas, giro pada BI, dan giro pada bank lain
Surat Berharga
Jenis – jenis surat berharga jangka pendek adalah surat yang berlaku dalam pasar uang, wesel, obligasi, surat kredit, obligasi (jangka waktu tetap diatas 10 tahun), dan saham yang bersifat sementara dan dimaksudkan untuk dijual kembali setelah mendapat keuntungan, dan tidak dimaksudkan untuk menguasai perusahaan lain
Kredit yang DIberikan
Jenis kredit : kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit profesi
Prosedur : persetujuan dan pemberian pagu kredit, penarikan cek oleh nasabah/ debitur, pembebanan bunga pada debitur, pelunasan pokok, wanprestasi pembayaran, dan penilaian debitur pada neraca
Kartu Kredit
Kartu kredit adalah kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran transaksi jual beli, kemudian pelunasan atas penggunaannya dapat dilakukan sekaligus atau secara angsuran sejumlah minimum, dan dalam pembuatannya biasanya tanpa jaminan benda berharga namun bersyarat (contingent)
Penyertaan
Penyertaan merupakan penanaman dana yang dilakukan oleh bank kepada perusaan lain khususnya pada lembaga keuangan untuk memperoleh pendapatan dan memelihara likuiditas bank.
Contoh : SBI, commercial paper, kredit jangka pendek, atau pada aktiva jangka panjang
Pencatatan dengan equity method memiliki pengaruh signifikan, sedangkan cost method tidak
Aktiva Tetap
Prinsip penilaian aktiva tetap berwujud :
-          Aset yang umurnya tidak terbatas seperti tanah, dilaporkan dalam neraca sebesar harga perolehannya
-          Aset yang umurnya terbatas dicantumkan dalam neraca sebesar nilai bukunya
Transfer dalam Negeri
Transfer rupiah : jasa pengiriman uang rupiah yang dilaksanakan atas permintaan dan untuk kepentingan nasabah. Jenis transfer : Kliring, dan RTGS (transfer antar bank)
Transfer keluar dilakukan secara tertulis (mail transfer) atau kawat (wire transfer). Keuntungan bagi bank adalah mendapatkan pendapatan dalam bentuk komisi, peningkatan pelayanan pada para nasabah, meningkatkan pangsa pasar bank, dan promosi
Transfer keluar dilakukan oleh bank dengan memerintahkan cabang lain untuk membayar sejumlah uang kepada beneficiary yang berdomisili dikota tertentu
Transfer masuk dilakukan oleh bank yang menerima amanat dari salah satu cabang untuk membayar sejumlah uang kepada beneficiary
Transfer valuta asing : pengiriman uang dalam valuta asing antar bank dalam suatu negara maupun dengan bank di negara lain atas permintaan nasabah
Inkaso dalam Negeri
Inkaso merupakan jasa penangihan atas warkat dari bank lain yang telah diterbitkan oleh nasabahnya yang berada dilokasi berbeda
Warkat inkaso :
1.      Dengan lampiran : dilampirkan dengan dokumen lain seperti kwitansi, faktur, dan polis asuransi
2.      Tanpa lampiran : cek, bilyet giro, dan wesel
Jenis inkaso :
1.      Inkaso keluar : menagih warkat yang telah diterbitkan oleh nasabah bank lain
2.      Inkaso keluar berantai : bank penerima warkat inkaso akan memberi amanat kepada cabang sendiri yang berlokasi di kota yang sama atau kota terdekat dengan bank penerbit warkat untuk menagih sejumlah tertentu yang tertera dalam warkat
3.      Inkaso masuk : tagihan yang masuk atas warkat yang telah diterbitkan oleh nasabah
Surat Kredit Berdokumen dalam Negeri (SKBDN)
LC Local adalah instrumen yang diterbitkan oleh bank issuing atas permintaan appllicant yang berisi janji bank untuk membayar sejumlah uang kepada beneficiary apabila issuing bank merima dokumen yang sesuai dengan syarakt SKBDN.
Safe Deposit Box
Fasilitas jasa untuk menyimpan barang2 berharga dan dokumen pribadi oleh perbankan

AKUNTANSI KLIRING

Pada saat pembukuan dapat ditulis pada rekening sementara “kliring” atau rekening giro BI
Ruang lingkup kegiatan kliring
-          Melaksanakan kegiatan kliring atas semua transaksi bursa untuk produk ekuitas, derivatif, dan obligasi pada bursa efek di Indonesia
-          Melaksanakan proses penentuan hak dan kewajiban anggota kliring yang timbul di transaksi bursa
Anggota kliring
1.      Kliring Aktif : anggota kliring yang namanya tercatat sebagai anggota di Bank Indonesia
2.      Kliring Pasif : tidak tercatat tetapi melakukan kegiatan kliring dengan cara menginduk pada cabang pusat bank yang bersangkutan
Sistem Kliring
1.      Kliring manual : sistem yang dalam pelaksanaan perhitungan, pembuatan bilyet saldo kliring serta pemilahan warkat dilakukan secara manual oleh peserta.
2.      Kliring otomatis : sistem yang melakukan pertukaran data secara elektronik melalui pemrosesan dnegan mesin dalam bentuk standar yang telah diformat terlebih dahulu. Media yang digunakan dikenal dengan Automatic Clearing House (ACH)
a.       Transaksi lokal (intraregional)
b.      Transaksi antar daerah (interregional)

AKUNTANSI KOMITMEN DAN KONTIJENSI

Komitmen
Komitmen adalah suatu perikatan atau kontrak berupa janji yang tidak dapat dibatalkan secara sepihak dan harus dilaksanakan apabila persyaratan yang disepakati bersama dipenuhi
Jenis – jenis komitmen :
1.      Komitmen kewajiban : komitmen yang diberikan oleh suatu bank kepada nasabah atau pihak lain
2.      Komitmen tagihan : komitmen yang akan diterima oleh suatu bank dari pihak lainnya
Kontijensi
Kontijensi adalah suatu keadaan yang masih diliputi oleh ketidakpastian mengenai kemungkinan diperolehnya laba atau rugi oleh suatu perusahaan
Jenis – jenis transaksi kontijensi :
1.      Kontijensi tagihan : bank garansi (semua bentuk garansi atau jaminan yang diterima oleh bank yang mengakibatkan tagihan kepada pihak bank penjamin apabila pihak yang dijamin melakukan cedera janji), pembelian opsi valuta asing (perjanjian asing yang memberikan hak pilihan kepada pembeli opsi untuk menggunakan atau tidak menggunakan dalam kontrak jual beli valuta asing), dan pendapatan bunga dalam penyelesaian jumlah tagihan kontinjen
2.      Kontijensi kewajiban : garansi yang diberikan. SKBDN yang dapat dibatalkan dalam rangka perdagangan dalam negeri, dan penjualan opsi valuta asing

AKUNTANSI PENDAPATAN DAN BIAYA

Akuntansi pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama satu periode, arus masuk mengakibatkan kenaikan ekuitas.
Jenis – jenis pendapatan bank :
1.      Pendapatan operasional
2.      Pendapatan bunga debitur
3.      Komisi dan provisi
4.      Pendapatan atas transaksi valuta asing
5.      Pendapatan operasional lain (deviden, L/R penjualan surat berharga)
6.      Pendapatan non operasional (pendapatan dari penjualan aktiva tetap, dan pendapatan dari penyewaan fasilitas gedung yang dimiliki oleh bank)
7.      Pendapatan luar biasa
Jenis – jenis biaya bank :
1.      Biaya operasional
a.       Biaya bunga
b.      Biaya valita asing
c.       Biaya overhead
2.      Biaya non operasional
a.       Pos luar biasa
b.      Koreksi masa lalu
c.       Pajak penghasilan

PROSES AKUNTANSI BANK

1.      Jurnal : digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis
2.      Buku besar : kumpulan akun untuk meringkas transaksi yang telah dicatat dalam jurnal
a.      Bentuk T
b.      Bentuk skontro : debit dan kredit
c.       Bentuk staffle : berkolom saldo tunggal yang penjelasan dari transaksi relatif banya
d.      Bentuk staffle berkolom saldo rangkap : sama seperti bentuk staffle tetapi berkolom rangkap
3.      Pos penyesuaian dan kertas kerja
4.      Laporan laba rugi : bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yag dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur pendapatan dan beban perusahaan seingga menghasilkan laba atau rugi bersih
5.      Neraca : menunjukkan posisi keuangan bank pada saat ternetu
6.      Laporan perubahan posisi keuangan : bagian dari laporan keuangan suatu entitas yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas tsb pada akhir periode tsb
7.      Penutup buku
a.      Saldo akhir periode rekening riil atau permanen : saldo akhir suatu rekening riil akan menjadi saldo awal untuk periode akuntansi berikutnya
b.      Saldo akhir periode rekening nominal atau temporer : pada awal periode berikutnya, rekening pendapatan dan biaya akan diawali dengan saldo nol rupiah
Prosedur penutupan buku :
1.      Menutup semua rekening pendapatan dengan memindahkan saldo setiap rekening pendapatan ke rekening laba rugi
2.      Menutup semua rekening biaya dengan memindahkan saldo setiap rekening biaya ke rekening rugi laba
3.      Menutup rekening rugi laba dengan memindahkan saldo rekening tsb ke rekening modal
4.      Menutup rekening prive dengan memindahkan saldo rekening tsb ke rekening modal

Thursday, January 30, 2014

Teori Ekonomi 1

Posted by Nova Pungki Nisako at 8:09 PM 0 comments
MATERI UAS SEMESTER 3 AKUNTANSI MATA KULIAH TEORI EKONOMI 1
POINT - POINT BERDASARKAN SAP UNIVERSITAS GUNADARMA

Masalah Pokok Ekonomi (Boediono, 1994)
-          Masalah Jangka Pendek (Stabilitas) : mengatur perekonomian nasional dari waktu ke waktu agar terhindar dari inflasi, pengangguran, dan ketimpangan dalam neraca pembayaran
Pemecahan : menambah jumlah uang yang beredar, menurunkan tingkat bunga, mengenakan pajak impor, menurunkan pajak pendapatan atau pajak penjualan, menambah pengeluaran pemerintah, dan mengeluarkan obligasi pemerintah.
-          Masalah Jangka Panjang (Pertumbuhan) : mengatur perekonomian agar ada keserasian antara pertumbuhan penduduk, pertambahan kapasitas produksi, dan tersedia dana untuk investasi.
Pemecahan : menerapkan kebijakan yang berkaitan dengan kapasitas total perekonomian, jumlah penduduk, angkatan kerja dan lembaga sospol ekonomi yang ada atau kebijakan moneter dan fiskal.
-          Menurut Samuelson dan Nordhaus untuk mengevaluasi keberhasilan suatu perekonomian secara keseluruhan dilihat dari empat bidang : output, kesempatan kerja, stabilitas harga, dan perdagangan internasional.
1.      Barang apa yang harus diproduksi dan berapa banyak
2.      Bagaimana cara memproduksinya : metode dan teknologi apa saja yang dibutuhkan, kemampuan manajemen, skala produksi, iklim, kemampuan finansial, dan sikap mental.
3.      Untuk siapa barang dan jasa diproduksi : keadilan dan pemerataan

Model – Model Teoritis dan Verifikasi Model
Teori Klasik : pembangunan ekonomi dilandasi oleh sistem liberal yaitu untuk mendapatkan keuntungan maksimal, dibagi menjadi :
-          Teori Pertumbuhan Adam Smith : 3 faktor penentu proses produksi yaitu SDA, SDM, dan barang modal
-          Teori Pertumbuhan David Ricardo : pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh SDA yang jumlahnya terbatas dan jumlah penduduk yang menghasilkan jumlah tenaga kerja yang menyesuaikan diri dengan tingkat upah. Dan perubahan teknologi membuat meningkatnya produktivitas tenaga kerja dan melihat pertanian sebagai sektor utama motor penggerak pertumbuhan ekonomi.
-          Teori Pertumbuhan Thomas Robert : keberhasilan pembangunan suatu perekonomian adalah kesejahteraan negara (PNB potensialnya meningkat).
-          Teori Marx : perekonomian komunal primitive, perbudakan, feudal, kapitalis, sosialis. Titik krisis dari teori ini adalah pada transisi dari perekonomian kapitalis dan perekonomian sosialis.
Teori Neo Keynes : perluasan dari teori Keynes mengenai keseimbangan pertumbuhan ekonomi dalam perspektif jangka panjang dengan melihat pengaruh dari investasi. Laju pertumbuhan keseimbangan yang membuat besarnya pertumbuhan tabungan domestik yang direncanakan ditetapkan selalu dengan besarnya investasi yang direncanakan.
Teori Neo Klasik : penyempurnaan terhadap asumsi teori klasik.

Perkembangan Teori Ekonomi Tentang Nilai Ekonomi
-          Teori ekonomi mikro sebagai teori ekonomi klasik
Titik awal perkembangan ilmu ekonomi modern dianggap dimulai pada saat Adam Smith (1723-1790) menerbitkan bukunya yang berjudul An Inquiri into the Nature and Causes of the Wealth of Nations, yang kemudian dikenal sebagai Wealth of Nations (1776).
-          Revolusi Keynes : Lahirnya teori ekonomi makro
Fokus pembahasan ilmu ekonomi pada masa sebelum depresi besar adalah perilaku individu dalam rangka mencapai keseimbangan.

Batas Kemungkinan Produksi
1.      Kurva (Batas) Kemungkinan Produksi menggambarkan kombinasi jumlah dan jenis barang yang diproduksi dengan menggunakan jumlah faktor input yang sama.
2.      Perekonomian dengan tingkat kesempatan kerja penuh (full employment) dalam memproduksi satu barang harus mengorbankan barang atau jasa yang lain. Substitusimerupakan hukum alam dalam perekonomian dengan penggunaan tenaga kerja penuh.
3.      Kurva Kemungkinan Produksi menggambarkan bahwa perekonomian berjalan secara effisien. Effisien produktif terjadi bila masyarakat tidak mampu lagi meningkatkan produksi barang tertentu tanpa mengurangi produksi barang lain.
4.      Kurva Kemungkinan Produksi bermanfaat dalam menjelaskan beberapa konsep dalam ilmu ekonomi, antara lain: Menentukan barang apa yang akan diproduksi, kelangkaan sumber daya., dan menjelaskan tiga masalah pokok ekonomi Apa, Bagaimana dan Bagi Siapa.

Mankiw (2006) mengatakan: “Sekali produsen telah mencapai titik efisien pada batas, satu-satunya cara mendapatkan suatu barang dalam jumlah yang lebih banyak adalah dengan mengurangi jumlah barang yang lain.”.
Misalnya : ketika produsen bergerak dari titik C ke D, produsen tersebut menghasilkan lebih banyak consumer goods (dari 1500 unit menjadi 2500 unit), namun jumlah produksi capital goods harus dikurangi (dari 2500 unit menjadi 1700 unit).

Maksimisasi fungsi dengan satu variabel.
Bentuk persamaan matematis ini ditunjukkan dengan notasi fungsional : Y = f(X)
Persamaan ini dapat dibaca bahwa variabel (Y) merupakan fungsi variabel (X). Hal ini dapat ditafsirkan bahwa nilai varibel (Y) bergantung pada nilai variabel (X).
Dua bentuk yang paling banyak dijumpai adalah :
(Y) adalah fungsi linear dari (X), persamaan ini ditunjukkan sebagai berikut : Y = a + bX
 (Y) adalah fungsi kuadrat dari (X), persamaannya sebagai berikut : Y = a + bX + cX2

Maksimisasi dengan beberapa variabel
Fungsi dengan dua variabel dapat ditulis dalam notasi fungsional sebagai : Y = f(X,Z)
Persamaan ini menunjukkan bahwa nilai (Y) bergantung pada nilai dua variabel bebas (independen), (X) dan (Z).

Utility
Adalah manfaat yang diperoleh karena mengonsumsi suatu barang, atau ukuran manfaat suatu barang dibanding dengan alternatif penggunaannya.
Utilitas total (TU) : manfaat total yang diperoleh dari seluruh barang yang dikonsumsi. Utulitas marginal (MU) : tambahan manfaat yang diperoleh karena menambah konsumsi sebanyak satu unit barang. The Law of diminishing marginal utility : penambahan konsumsi barang pd awalnya akan  memberi tambahan utilitas yang besar tetapi semakin lama semakin menurun bahkan menjadi negatif.

Pilihan rasional konsumen, utilitas (cardinal utility)
Konsumen yang rasional akan berusaha untuk memaksimalkan kepuasannya pada tingkat pendapatan  yang dimilikinya.
-          Buchanan dan Tullock : indvidu rata2 utilitas tertarik memaksimalkan diri (memaksimalkan keuntungan individu dan meminimalkan biaya individu), dan hanya individu yang membuat keputusan.
Suatu konsumsi dapat dikatakan rasional jika memerhatikan hal-hal berikut:
·         barang tersebut dapat memberikan kegunaan optimal bagi konsumen;
·         barang tersebut benar-benar diperlukan konsumen;
·         mutu barang terjamin;
·         harga sesuai dengan kemampuan konsumen.

Pendekatan dalam model pilihan konsumen
Syarat keseimbangan pilihan konsumen : MRS = Px/Py
1.      Pendekatan Utilitas (kepuasan dapat diukur dengan uang)
Kardinal Utility (manfaat yang diperoleh dapat dinyatakan secara kuantitatif), dan Ordinal Utility (semakin tinggi konsumsi suatu barang maka semakin tinggi pula nilai gunanya ; TU, dan MU)
2.      Pendekatan Kurva Indiferens : kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi konsumsi antara X dan Y yang memberikam tingkat utilitas atau kepuasan yang sama.
Ciri2 : fungsinya kontinyu, slop negatif dan cembung terhadap tittik pusat, dan tidak berpotongan satu sama lain.
3.      Pendekatan Atribut : yang diperhatikan konsumen bukanlah produk secara fisik tetapi atribut yang terkandung didalam produk tsb.

Asumsi-asumsi pendekatan kurva indiferens.
1.      Konsumen mendapat keputusan lewat barang yang dikonsumsinya U = U (barang X, Y ... )
2.      Konsumen memaksimumkan kepuasan bergantung kepada anggarang yang ada
3.      Konsumen mempunyai suatu skala preferensi (serangkaian kaidah dalam menentukan pilihan)
4.      MRS akan turun setelah melewati tingkat utilitas tertentu (MRS adalah jumlah barang Y yang bisa diganti oleh satu unit brg X pada tingkat kepuasan yang sama).
5.       
Kurva indiferens mencerminkan skala preferensi.
Konsumen tidak akan lebih suka kepada suatu titik dibanding titik – titik lain yang terletak pada kurva tsb.
Hubungan antara MRS dengan slope kurva indiferens.
MRS akan menurun sepanjang kurva indiferens. Jumlah barang Y yang bisa diganti oleh 1 unit barang X akan menurun jika rasio antara barang X dan Y naik pada kurva yang sama.
MRS = nilai negatif dari slop kurva indiferen. Nilai MRS selalu positif.

Penggunaan kurva indiferen
Kurva indiferen : kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi konsumsi antara X dan Y yang memberikam tingkat utilitas atau kepuasan yang sama.

Prinsip optimisasi, maksimisasi utilitas
Optimasi yaitu memaksimalkan segala sesuatu yang sifatnya menguntungkan dan meminimalisasi sesuatu yang akan merugikan. Optimisasi digunakan untuk mengetahui kapan dan bagaimana dia akan mendapatkan keuntungan yang maksimum dan sebaliknya.
Pemerintah perlu melakukan intervensi pasar karna apabila tidak atau membiarkan pasar bergerak bebas makan kesejahteraan tidak akan terdistribusi dengan baik, dimana si kaya semakin kaya dan sebaliknya. Bentuk intervensi antara lain membuat regulasi
Maksimalisasi utilitas : asumsi individu benar2 berperilaku rasional dalam kondisi pasti, investor sebagai penghindar resiko yang ekuivalen dengan kecekungan fungsi utilitas marginal dimana kekayaan menurun seiring dengan bertambahnya unit kekayaan yang sama nilainya sebelumnya. MRSyx = -Px/Py = -MUx/MUy

Garis anggaran
Batasan kemampuan konsumen secara umum dinyatakan dalam satuan uang Px(Qx) + Py(Qy) ≤ M
Konsumen ingin menggunakan semua anggaran yang tersedia Px(Qx) + Py(Qy) = M

Penurunan kurva permintaan
Barang X dan Y bersubstitusi, kenaikan harga barang X menyebabkan pendapatan riil menurun sehingga menyebabkan kemampuan anggaran konsumen berubah menurun dan menyebabkan konsumsi barang X menurun juga.

Masalah dualitas maksimum
Fungsi biaya tak langsung yang didefinisikan sebagai biaya minimum yang dibutuhkan untuk memproduksi output tertentu.

Fungsi permintaan. (Qd = a – bPq) atau Dx = f (Px)
Fungsi permintaan ( demand function) adalah persamaan yang menunjukkan hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dan semua faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Faktor yang mempengaruhi : Harga barang itu sendiri, harga barang-barang lain yang bersifat substitutif, pendapatan, selera seseorang atau masyarakat, dan jumlah penduduk.

Perubahan pendapatan dan perubahan harga barang yang bersangkutan.
Perubahan pendapatan akan menggeser kurva anggaran sejajar dengan kurva anggaran yang lama. Adanya perubahan pendapatan, harga X dan Y tetap akan menggeser kurva kekanan dan keseimbangan akan semakin naik.
Kenaikan pendapatan maka jumlah barang yang dikonsumsi akan bertambah maka sifat barang tsb adalah barang normal. Apabila kenaikan pendapatan mengurangi konsumsi barang maka barang tsb adalah barang inferior (kurva bergeser ke kanan sejajar). Pendapatan menurun, harga tetap maka konsumsi naik.

Pergeseran kurva permintaan.
Setiap perubahan yang meningkatkan kuantitas yang diminta pada setiap harga akan menggeser kurva permintaan ke kanan, begitu pula sebaliknya, setiap perubahan yang menurunkan kuantitas yang diminta pada setiap tingkat harga akan menggeser kurva permintaan ke kiri.

Elastisitas
Elastisitas permintaan : ukuran yang menunjukkan besarnya persentase perubahan jumlah barang yang diminta sebagai akibat dari perubahan satu atau lebih faktor yang mempengaruhi permintaan terhadap produk tsb sebesar satu persen.
Elastisitas penawaran : ukuran rasio antara persentase barang yang ditawarkan dengan persentase perubahan harga barang.
Elastisitas harga permintaan : menunjukkan ukuran besarnya rasio antara persentase perubahan jumlah produk yang diminta dan persentase perubahan harga produk tsb.
Elastisitas titik tengah : digunakan karena adanya perbedaan hasil koefisien elastisitas dari dua titik yang sama tetapi arahnya dilawankan (A ke B berbeda dengan B ke A).
Elastisitas titik : mengukur koefisien elastisitas pada satu harga dan jumlah tertentu, dan dimaksudkan untuk mengetahui koefisien elastisitas jika terdapat perubahan harga yang sangat kecil.
Hubungan antara elastisitas harga dengan permintaan total (Total revenue – TR)
Harga
E<1
E = 1
E>1
Naik
TR Turun
TR Tetap
TR Naik
Turun
TR Naik
TR Teta
TR Turun

Elastisitas silang : ukuran perbandingan antara persentase perubahan jumlah barang x yang diminta dengan persentase harga barang y

Hubungan X dan Y
Elastisitas Negatif
Komplementer
Elastisitas Nol
Independen
Elastisitas Positif
Substitutif

Elastistas pendapatan : ukuran persentase perubahan jumlah barang yang diminta sebagai akibat dari perubahan pendapatan konsumen sebesar 1%.
Hubungan antara koefisien elastisitas pendapatan dengan jenis barang

Nilai
Elastisitas negatif
Inferior
Elastisitas positif
Normal
Elastisitas positif dibawah satu
Kebutuhan Pokok
Elastisitas positif diatas satu
Barang Mewah

Interpretasi nilai

Pengaruh pendapatan terhadap permintaan
Elastisitas Negatif
Jika pendapatan meningkat maka permintaan menurun
Elastisitas Positif
Jika pendapatan meningkat maka permintaan meningkat
Elastisitas Positif lebih kecil dari satu
Persentase perubahan pendapatan diikuti dengan presentase yang lebih kecil pada perubahan permintaan
Elastisitas Positif lebih besar dari satu
Persentase perubahan pendapatan diikuti dengan persentase yang lebih besar pada perubahan permintaan


Surplus konsumen.
Surplus konsumen : perbedaan diantara jumlah pembayaran yang ia benar – benar bayarkan atas sejumlah barang dengan pembayaran maksimum yang sanggup ia bayarkan untuk jumlah barang tsb.

Fungsi produksi Cob-Douglas.    
menyatakan hubungan antara jumlah input yang digunakan dengan jumlah output yang dihasilkan.

Perbedaan biaya dalam jangka pendek dan jangka panjang
Biaya produksi jangka pendek : terjadi apabila perusahaan masih menanggung biaya tetap.
Biaya produksi jangka panjang : dikeluarkan perusahaan jika pada saat itu semua biaya variabel.

Karakteristik pasar persaingan sempurna.
terdapat banyak perusahaan, barang homogen, mudah masuk dan keluar pasar, produsen dan konsumen memiliki informasi yang sempurna mengenai pasar, dan perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar.

Implikasi model pasar persaingan sempurna dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Keseimbangan Jangka pendek : menanggung kerugian biaya tetap (VC = TR), dan kerugian minimum (MR = MC). Kurva penawaran marjinal cost dari shut down point hingga perusahaan mendapatkan laba.
Keseimbangan Jangka Panjang : SMC = LMC, tidak mengalami kerugian (SAC = P), tidak bisa keluar masuk perusahaan karena hanya mendapatkan laba normal, dan perusahaan sudah tidak dapat menambah laba karena telah bekerja pada LAC minimum. Kurva penawaran merupakan keseimbangan jangka panjang pada berbagai tingkat produksi. Industri skala biaya konstan ; meningkat dan menurun.

Karakteristik pasar monopoli.
hanya terdapat satu perusahaan, terdapat halangan bagi perusahaan baru untuk memasuki industri, dan perusahaan menentukan harga di pasar.Kebijakan diskriminasi harga.  
Monopoli : monopolis dapat menaikan laba dengan cara menjual pada harga yang berbeda didua pasar yang berbeda.

Model pasar persaingan monopolistis.
Karakteristik : produk terdiferensiasi (berbeda kualitas ; model ; bentuk ; warna ; kemasan ; dan merk), banyak perusahaan, dan bebas keluar masuk pasar (dalam jangka panjang perushaan yang tidak efisien akan kalah dan keluar dari industri).
Jumlah produsen banyak dalam industri : menyebabkan keputusan perusahaan tentang harga dan output tidak perlu memperhitungkan reaksi perusahaan lain karena setiap perusahaan menghadapi kurva permintaannya masing – masing.

Teori ekonomi kesejahteraan.
Teori ekonomi kesejahteraan mempelajari barbagai kondisi di mana cara penyelesaian dari model ekuilibium umum dapat dikatakan optimal. Hali ini memerlukan, antara lain, alokasi optimal factor produksi di antara komoditi dan alokasi optimal komoditi (yaitu distribusi pendaoatan) diantar konsumen.
Alokasi factor produksi dikatakan optimal Pareto jika proses produksi tidak dapat diatur lagi sedemikian rupa guna menaikkan output dari satu atau lebih komoditi tanpa harus mengurangi output komoditi lain.

Fungsi kesejahteraan sosial maksimum W = W (Y, I, P) dan persaingan sempurna
Fungsi kesejahteraan sosial memperlihatkan berbagai kombinasi utilitas A dan B yang memberikan tingkat kepuasan atau kesejahteraan yang sama kepada masyarakat. Fungsi dicapai pada titik dimana batas kemungkinan utilitas utama bersinggungan dengan kurva kesejahteraan sosial.
Fungsi kesejahteraan masyarakat memungkinkan pembentukan kurva-kurva indiferens  sosial sepanjang kesejahteraan sosial adalah konstan.

Eksternalitas dan kegagalan pasar.
Eksternalitas adalah kerugian atau keuntungan-keuntungan yang diderita atau dinikmati pelaku ekonomi karena tindakan pelaku ekonomi lain yang menyebabkan pasar tidak efisien.
Eksternalitas Negatif (Q optimum lebih kecil daripada jumlah keseimbangannya atau menciptakan biaya): Polusi pabrik aluminium. Polusi pabrik akan menyebabkan resiko kesehatan bagi yang menghirup. Eksternalitas Positif (Q optimum lebih besar daripada jumlah keseimbangannya atau menciptakan manfaat): Pendidikan. Pendidikan akan menguntungkan bagi semua orang. Pendidikan akan meningkatkan produktivitas sehingga akan meningkatkan pendapatan.
Solusi eksternalitas : diselesaikan dengan hukuman sosial dan kode moral, dan mengandalkan kepentinga pribadi dari pihak – pihak yang berhubungan.
Kebijakan publik mengenai eksternalitas : Regulasi, pajak pigovian, dan subsidi.
Suatu pasar dapat dikatakan gagal apabila : Struktur pasar persaingan tidak sempurna, paling tidak satu orang yang mempunyai biaya dan manfaat eksternal yang berhubungan dengan barang tersebut, dan paling tidak satu barang merupakan barang public (public good).
Kegagalan pasar : Mekanisme pasar di dalam ekonomi dianggap sebagai keputusan yang paling efisien, selalu ada kegagalan pasar dalam transaksi, kegagalan pasar contohnya terjadi pada kerusakan lingkungan hidup dimana proses produksi menciptakan limbah, merusak LH.

Sifat-sifat informasi.
Relevansi (tujuan perusahaan), kuantifitabilitas (memberikan nilai numerik pada peristiwa), kecermatan (akurat), kepadatan (harus diproses secara efektif), tepat waktu, dan lingkup.

Nilai Informasi.
Nilai informasi ditentukan oleh manfaat dan biaya untuk mendapatkan informasi. Informasi dikatakan bernilai apabila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya.

Tujuan perusahaan (produsen).
Tujuan pelayanan primer (pembuatan produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen), tujuan pelayanan kolateral (nilai – nilai yang ingin dicapai dalam perusahaan), dan tujuan pelayanan sekunder (nilai – nilai yang diperlukan perusahaan untuk mencapai tujuan primer).

Maksimisasi laba.
Goal : mencapai profit ekonomi yg maksimal (selisih maksimal total pendapatan dengan total biaya ekonomi).
 Business profit :  pendapatan penjualan – biaya eksplisit perusahaan
 Economic profit : business profit – implicit costs of equity and other owner provided inputs used by the firm
Implicit costs : Tingkat ROE normal (untuk menarik dan mempertahankan investasi tertentu) dan biaya peluang untuk usaha dari pemilik-pengusaha sebagai biaya pelaksanaan bisnis

Perubahan dalam harga input produksi
Perubahan harga input akan menyebabkan berubahnya kemiringan kurva isocost.

Tahap-tahap produksi.
Tahap pertama, produksi total mengalami pertambahan yang semakin cepat .Tahap kedua, produksi total pertambahanya semakin kecil. Tahap ketiga, produksi total semakin berkurang meski input ditambah.

Produksi dengan dua input variabel.
Isokuan : menggambarkan berbagai kombinasi penggunaan dua macam input variabel yang menghasilkan tingkat produksi yang sama. Kurva kemiringan negatif, cembung terhadap titik origin, dan tidak saling memotong.
Isocost : menggambarkan berbagai kombinasi penggunaan dua macam input yang memerlukan biaya yang sama. Sudut kemiringan kurva adalah rasio harga, apabila terjadi perubahan harga input maka kurva berotasi, dan jika terjadi perubahan anggaran maka kurva bergeser.
Keseimbangan produsen : dicapai saat tingkat kemiringan isokuan dan isocost sama atau saling bersinggungan.
Jalur ekspansi : kurva yang dibentuk dengan menghubungkan berbagai titik keseimbangan produsen.

Produksi dengan satu input variabel.
Yang dianggap variabel adalah tenaga kerja, jika input variabel terus bertambah maka mulanya total produksi semakin banyak pertambahannya tapi setelah itu akan semakin berkurang hingga akhirnya mencapai nilai negatif yang ditandai dengan menurunnya tingkat produksi total.

Monopoli bilateral.
Monopoli bilateral terjadi apabila pada undustri berstruktur monopoli hanya terdapat satu pembeli
Pengaturan melalui harga, yaitu pemerintah akan memaksa monopolis menawarkan produk di pasar lebih banyak daripada jika pemerintah tidak menentukan harga
Pengaturan monopili melalui pajak atas laba, yaitu pemerintah akan mengenakan pajak atas laba yang diperoleh monopoli

 Materi yang belum ada :
Kurva permintaan individual dan pasar.
Kurva permintaan yang dikompensasi.
Pengembangan matematis tentang perubahan harga.
Preferensi yang dinyatakan dan efek substitusi.
Elastisitas Substitusi.
Fungsi Biaya.
Hubungan maksimisasi laba dengan minimisasi biaya.
Penawaran jangka pendek oleh perusahaan dalam penetapan harga.
Probabilitas dan nilai yang diharapkan.
Pendekatan preferensi keadaan terhadap pilihan dalam ketidakpastian.
Informasi dan asuransi.
Model Cob-Web.
Keseimbangan jangka pendek dan jangka panjang dalam pasar monopoli
Model pasar oligopoli; Cournot dan Bertrand, Edgeworth, Chamberlin, Stigler, Sweezy dan model kepemimpinan harga.
Implikasi persaingan bagi perusahaan.
Kondisi keseimbangan individu produsen dalam jangka panjang pada pasar persaingan monopolistis
Laba maksimum penggunaan faktor produksi: Pasar output dan pasar input bersifat persaingan sempurna.
Menurunkan kurva permintaan individu produsen terhadap input variabel.
Produsen input yang monopsonis.
Model Edgeworth untuk keseimbangan umum dan efisiensi.
Pilihan antar waktu; keseimbangan umum pertukaran, konsumsi dan produksi.

Sumber teori didapatkan dari materi yang diberikan oleh dosen dan pencarian dari google


 

Kumpulan Makalah Kuliah Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea